Cina Kuasai Dunia Lewat Ponsel

Cina Kuasai Dunia Lewat Ponsel - Perusahaan teknologi asal Cina dan pemerintahnya berupaya menjadi “penguasa dunia” melalui teknologi.

Cina Kuasai Dunia Lewat Ponsel

Cina Kuasai Dunia Lewat Ponsel

Cina Kuasai Dunia Lewat Ponsel

Xiaomi, sebagaimana diwartakan Wired, merupakan salah satu perusahaan rintisan paling bernilai. Di tahun 2014, Xiaomi menjadi penjual ponsel pintar terbanyak nomor 5 di seluruh dunia. Nilai penjualan di tahun tersebut adalah $46 milyar.

Strategi mereka sederhana: membuat produk bagus, memasarkan melalui gimik-gimik pemasaran secara online, dan menjualnya dengan harga yang disukai pembeli. Di awal kemunculannya, Xiaomi menjadi semacam magnet dalam dunia teknologi global.

Setelahnya, hadir Oppo dan Vivo meramaikan persaingan. Perusahaan-perusahaan tersebut menggebrak pasar ponsel pintar dunia dengan produk yang selain bagus, juga memiliki harga kompetitif. Perusahaan-perusahaan yang telah ada sebelumnya juga tidak mau tertinggal kereta. Mereka mengerek teknologi dan kreativitas untuk membuat produk-produk yang disukai pembeli. Misalnya Huawei yang bekerja sama dengan Leica membuat ponsel berfitur kamera canggih.

Pada akhirnya, angin mengubah arah. Dengan semakin banyaknya perusahaan teknologi terutama dari Cina yang kian kreatif dalam melahirkan produk mereka dan terjadi perubahan selera konsumen, angka pangsa pasar Xiaomi menurun lebih dari sepertiga.

Lalu, Xiaomi menjalankan strategi baru mereka. Alih-alih hanya menggarap pasar ponsel pintar, Xiaomi kini membuat hampir semua perangkat dalam berbagai kategori: penjernih udara, kamera mirrorless, lampu, CCTV, laptop, dan berbagai perangkat canggih lainnya. Dengan strategi baru, Xiaomi menjual lebih dari 50 juta perangkat yang bermacam-macam.

Perusahaan-perusahaan Cina lain kemudian meniru apa yang dilakukan Xiaomi, misalnya LeEco dan tentu saja Huawei. Mereka mulai membuat segala perangkat.

Perusahaan-perusahaan teknologi asal Cina dan bahkan pemerintah Cina sendiri, memang sedang dalam tahap menjadi penguasa dunia, terutama melalui teknologi. The Economist pada 2015 mewartakan negara ini memproduksi 70 persen telepon selular dunia dan 80 persen pendingin udara. Secara umum, Cina dianggap memproduksi hampir setengah dari barang-barang yang ada di dunia. Padahal, di tahun 1990 Cina hanya memproduksi kurang dari 3 persen manufaktur dunia.

Dan diberitakan Harvard Business Review, di bulan Agustus 2010, Cina melangkahi Jepang untuk menjadi negara dengan ekonomi terbesar nomor 2 di dunia. Artinya, di atas mereka hanya ada Amerika Serikat. Tentu saja, Cina berambisi bukan menjadi nomor dua, di bawah bayang-bayang Amerika Serikat. Mereka ingin menjadi nomor wahid, unggul dari segala-galanya.

Guna menjadi yang terbaik, Cina meningkatkan anggaran penelitian dan pengembangan. Di tahun 2006, uang yang disalurkan untuk penelitian dan pengembangan hanya senilai 1,5 persen dari produk domestik bruto. Di tahun 2020, rencananya mereka akan meningkatkan menjadi 2,5 persen dari produk domestik bruto.

Dari nilai tersebut, mayoritas dana berasal dari pemerintah sendiri. Sebagai contoh, di tahun 2009, 69 persen nilai pembiayaan penelitian dan pengembangan, berasal dari kocek pemerintah. Bandingkan misalnya dengan Amerika Serikat. Di tahun yang sama, biaya penelitian dan pengembangan mereka hanya ditanggung 29 persen oleh pemerintah Amerika Serikat. Selain itu, 40 dari 50 perusahaan asal Cina dengan anggaran penelitian dan pengembangan yang besar adalah perusahaan pemerintah atau seperti BUMN di sini.

Menurut laporan Harvard Business Review tersebut, pemerintah Cina telah mengumumkan bahwa mereka ingin menjadi masyarakat yang berorientasi inovasi. Sejak 2006, pemerintah mengimplementasikan kebijakan baru yang berhubungan dengan peningkatan aspek teknologi.

Peningkatan dana penelitian dan pengembangan merupakan salah satu kunci menciptakan keinginan tersebut. Selain itu, dengan peningkatan dana untuk penelitian dan pengembangan, perusahaan-perusahaan Cina akan perlahan tapi pasti berubah haluan, menjadi perusahaan-perusahaan dengan inovasi dan teknologi.

Kunci lainnya bagi Cina untuk menjadi nomor wahid di dunia adalah banyaknya perusahaan teknologi dunia membuat produk mereka di Cina. Apple, perusahaan beken asal Amerika Serikat juga membuat produk-produk mereka di Cina, tepatnya melalui perusahaan rekanan Foxconn.

Diwartakan Forbes, Presiden Obama bahkan pernah bertanya pada Steve Jobs tentang kemungkinan memindahkan basis produksi iPhone dari Cina ke Amerika Serikat. Dengan tegas, Jobs mengungkapkan bahwa hal tersebut tidak mungkin terjadi. Banyak perusahaan teknologi dunia tergantung hidupnya dengan pabrik-pabrik di Cina. Foxconn merupakan salah satu pemain besar di sini.

Menurut data yang dipacak Statista, di tahun 2015, Foxconn memperoleh pendapatan hingga $135,6 miliar. Foxconn merupakan pembuat perangkat elektronik terbesar di dunia. Memang, Foxconn adalah perusahaan Taiwan, tapi sebagaimana diberitakan Forbes, mereka mengakar di Cina. Selain Foxconn, ada banyak perusahaan-perusahaan Cina sejenis yang menjadi rekanan perusahaan teknologi dunia dalam membuat produk mereka.

Guna memuluskan langkah perusahaan-perusahaan teknologi asal Cina dan pemerintah Cina sendiri menjadi penguasa di dunia, mereka memulainya melalui ponsel pintar. Mengapa? Kepada Wired, co-founder Xiaomi Liu De mengatakan, “setiap perangkat elektronik yang kamu gunakan dalam kehidupanmu dapat juga menjadi pintar.”

Dengan ponsel pintar, perangkat-perangkat pintar lainnya akan mudah diorganisir. Misalnya memerintahkan lampu pintar menyala, mengecek isi kulkas pintar, atau berkomunikasi dengan penjernih udara pintar, cukup dilakukan dengan ponsel pintar. Ponsel pintar akan menjadi pintu bagi perangkat-perangkat elektronik lain, masuk ke dalam ruang-ruang pribadi konsumen. Hal demikian telah dilakukan oleh Xiaomi, LeEco, dan Huawei. Tentu, hal tersebut bisa terjadi karena kini manusia berada di zaman “internet of things.”

Data dari Statista, di tahun 2010 Cina memproduksi 998,27 juta unit ponsel. Perusahaan teknologi Huawai, di tahun 2017 diperkirakan menjadi pemimpin di antara perusahaan Cina lainnya. Mereka mengapalkan 133,2 juta unit ponsel pintar ke seluruh dunia. Xiaomi mengapalkan 95 juta unit dan Oppo mengapalkan 55 juta unit ponsel pintar.

Secara menyeluruh, catatan Statista memang masih menunjukkan Samsung sebagai pemimpin pasar ponsel pintar dunia dengan 18,1 persen pangsa pasar di kuartal keempat 2016. Namun, 3 perusahaan asal Cina masing-masing berada di posisi 3, 4, dan 5 pangsa pasar terbesar ponsel pintar dunia. Artinya, perusahaan teknologi Cina atau pemerintah Cina sendiri, sebentar lagi bisa “menguasai” dunia. (Ponsel Online)

Tantangan Teknologi Li-Fi ke Depan

tantangan teknologi Li-Fi ke depan - Teknologi Li-Fi ini masih membutuhkan riset lebih lanjut untuk penyempurnaannya. Tantangan saat ini bagaimana mengembangkan teknologi Li-Fi ini secara optimal agar dapat digunakan di dalam rumah maupun lingkungan kerja dengan biaya yang relatif lebih murah. Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa intensitas cahaya yang bagus bergantung pada daya (watt) lampu. Semakin tinggi daya lampu, maka akan menghasilkan intensitas cahaya yang tinggi pula. Itu berarti, biaya yang dibutuhkan relatif mahal menyesuaikan harga lampu berdasarkan daya. Apalagi teknologi ini tidak mencakup besaran area, tetapi tidak dapat menembus dinding sehingga membutuhkan banyak daya lampu dan komponen Li-Fi lainnya di suatu sudut ruangan atau gedung agar dapat saling terhubung dan memiliki kecepatan optimal yang stabil.

Tantangan Teknologi Li-Fi ke Depan
Tantangan Teknologi Li-Fi ke Depan

Untuk tantangan selanjutnya, bagaimana teknologi Li-Fi dapat diakses di luar rumah pada saat pagi menjelang sore dimana masih terdapat sinar matahari sebagai pengganggu atau penghalang suatu aliran data yang dikirim agar sampai ke alamat tujuan dengan sempurna. Sampai saat ini, teknologi Li-Fi belum bisa mendukung hal tersebut.(Ponsel Online)

Xiaomi Sudah Meluncurkan MIUI 9

Xiaomi Sudah Meluncurkan MIUI 9 - erbasis Android Nougat 7.0, MIUI 9 memiliki tiga fitur unggulan, yaitu pencarian gambar, asisten pintar, dan peluncur aplikasi pintar.
tirto.id - MIUI 9, sistem operasi dengan tampilan antarmuka buatan Xiaomi, baru saja diluncurkan di Beijing Cina. Namun, MIUI 9 dapat diunduh pengguna Xiaomi pada Agustus mendatang.

Xiaomi Sudah Meluncurkan MIUI 9

Xiaomi Sudah Meluncurkan MIUI 9
Xiaomi Sudah Meluncurkan MIUI 9

Berbasis Android Nougat 7.0, MIUI 9 memiliki tiga fitur unggulan, yaitu pencarian gambar, asisten pintar, dan peluncur aplikasi pintar.

Selain fitur Nougat seperti layar split, MIUI 9 juga menawarkan waktu peluncuran aplikasi yang lebih cepat, alokasi sumber daya yang lebih dinamis, dan fitur perbaikan cerdas lainnya, demikian dilansir dari Gadgets.

Xiaomi mengatakan bahwa MIUI 9 mengoptimalkan sistem untuk meningkatkan kinerja dan memuat aplikasi lebih cepat dari sebelumnya. Fitur baru berupa pencarian gambar, misalnya, memiliki kemampuan untuk membedakan gambar Anda dengan mengetikkan kata kunci. Kemampuan ini layaknya yang telah dipakai oleh aplikasi Photo dari Google.

Sementara itu, peluncur aplikasi Smart terbaru akan menyarankan aplikasi untuk diluncurkan berdasarkan konten di layar. Misalnya, Xiaomi akan menyarankan membuka Maps jika mengatakan akan pergi ke suatu tempat.

Namun, Xiaomi menyebutkan bahwa beberapa fitur yang disebutkan di sini hanya akan tersedia di Cina dan bahwa ROM Global mungkin sedikit berbeda.

Pembaruan terbesar ketiga yang ada di MIUI 9 adalah Smart Assistant atau asisten pintar, yang dapat menemukan mulai dari teks hingga foto.

Fitur asisten pintar akan membiarkan pengguna mencari banyak hal di ponsel. Dengan menggeseknya tepat di layar awal, akan ditampilka pencarian bersama dengan saran aplikasi, berita, dan widget yang dapat disesuaikan lainnya. Kemampuan ini serupa dengan fitur Spotlight milik Apple untuk iOS.

Xiaomi mengklaim waktu untuk membuka aplikasi di sistem operasi terbaru ini lebih cepat daripada versi sebelumnya karena akselerasi di CPU.

Sistem operasi terbaru ini juga menghadirkan tiga tema baru: No Boundary, Color Fantasy, dan Cool Black serta tema default baru. Adapun fitur baru tambahan termasuk desain baru di layar kunci, jalan pintas baru untuk mengaktifkan senter dengan menggesek kanan pada layar kunci.

MIUI 9 dapat diunduh pada 11 Agustus mendatang, tapi hanya tersedia di Cina. Secara global, MIUI memiliki 2,8 miliar pengguna aktif di 142 negara dan 55 bahasa. (Ponsel Online)

Pasar Samsung dan Apple mulai Digerogoti Ponsel Cina

Pasar Samsung dan Apple mulai Digerogoti Ponsel Cina - Penguasa pasar ponsel pintar Samsung dan Apple mulai dibayangi dengan jenama-jenama asal Cina.
tirto.id - “Perhatian dan permintaan untuk handphone Oppo dan Vivo meningkat tajam,” kata Balwant Mehta, seorang distributor di Nehru Place, sebuah pasar elektronika yang selalu ramai di selatan Delhi, India.

Pasar Samsung dan Apple mulai Digerogoti Ponsel Cina

Pasar Samsung dan Apple mulai Digerogoti Ponsel Cina
Pasar Samsung dan Apple mulai Digerogoti Ponsel Cina


“Jenama-jenama ini menawarkan margin yang lebih mantap untuk pedagang. Jadi, tiap kali ada pelanggan yang beli handphone Vivo atau Oppo, pedagang jadi lebih untung. Ketimbang mereka beli Samsung atau Micromax,” tambah Mehta, pada Business Today India.

Di Nehru Place, papan iklan dan spanduk Oppo dan Vivo memang ada di mana-mana, menutupi bendera pesaing mereka seperti Samsung, Micromax, Karbonn, dan Lava. Serbuan ponsel buatan Cina di India memang cukup masif, mengangkangi ponsel buatan India maupun merek papan atas global seperti Apple dan Samsung.

Dari catatan International Data Corporation (IDC), kenaikan penjualan Oppo dan Vivo tak cuma terjadi di Nehru Place saja, melainkan seluruh India. Dari seluruh pengiriman sampai pekan ketiga Agustus ini, Vivo naik 13 persen di pasar ponsel pintar India, sementara Oppo naik 8 persen.

Bagi kedua jenama tersebut, kenaikan ini merupakan kabar baik. India adalah potensi pasar yang besar. Pada akhir 2015, ia muncul sebagai pasar ponsel pintar kedua terbesar di dunia, setelah menyalip AS sebelumnya. Selain Vivo dan Oppo yang menyasar India sebagai pangsa pasar, jenama dari Cina lainnya: Xiaomi bahkan mengalami peningkatan pengiriman lebih pesat.

Sampai minggu lalu, pekan ketiga Agustus 2017, laporan IDC  mencatat penjualan Xiaomi mencapai 17 persen pasar India. Menjadi jenama kedua tertinggi setelah Samsung, asal Korea Selatan. Versi lain menurut Counterpoint Research mencatat, Xiaomi kini tampil sebagai pemain ponsel pintar terbesar kedua di India, dengan pangsa 15,5 persen pada kuartal II-2017. Padahal tahun lalu, Xiaomi cuma punya 4 persen pasar ponsel pintar di India, dan jauh dari lima besar. Kini, India jadi pasar terbesar kedua Xiaomi setelah pasar Cina.

Kejayaan jenama-jenama Cina ini tak terlepas dari usaha pemasaran mereka yang jorjoran. Oppo mengantongi hak sponsor tim nasional kriket India setelah menyuntikkan Rs 1.079 crore (sekitar 10 miliar rupee/Rp2 triliun) selama lima tahun. Sementara Vivo mempertahankan hak sponsor Liga Primer India untuk lima tahun ke depan dengan tawaran Rs 2.199 crore. Angka ini naik 554 persen dari tawaran sebelumnya untuk musim 2016 dan 2017.

“Strategi kami selalu menjalankan teknik pemasaran 360 derajat yang selalu terkoneksi dengan anak muda—fokus utama kami. Di India, kriket dan Bollywood adalah dua basis paling populer untuk berkoneksi dengan pelanggan kami, terutama kawula muda,” kata Will Yang, Direktur Jenama Oppo India kepada Business Today.

Sementara itu, Xiaomi percaya diri dengan teknik pemasarannya yang unik. “Dua tahun sebelumnya, industri (ini) sudah menjengkali nasib kami. Banyak pakar yang bilang kami tak akan sukses karena yang kami lakukan berbeda. Kami tak menjual offline dan tidak memakai teknik pemasaran tradisional, seperti TV dan iklan di media cetak,” kata Manu Jain, Direktur Pelaksana Xiaomi India.

Pada kuartal I-2017, penjualan jenama-jenama ponsel pintar dari Cina: Xiaomi, Vivo, dan Oppo di India melonjak 15 persen. Di kuartal II-2017, ditambah jenama lain dari Cina seperti: Lenovo, Gionee, dan lainnya bahkan menguasai 50 persen pasar ponsel pintar India, yang penjualan tahunan mencapai 109 juta unit. Hal ini membuat 4 nama dalam daftar 5 besar ponsel pintar paling laku di India adalah jenama-jenama asal Cina.

Hanya ada satu jenama lain yang masuk daftar tersebut, dan masih memimpin di posisi puncak, yaitu: Samsung. Pangsa pasarnya mencapai 28,1 persen sampai kuartal II-2017. Namun, ketika pertumbuhan Xiaomi meningkat, Samsung jusru terlihat stabil di situ-situ saja. Pasar mereka di India sudah mulai digerogoti jenama ponsel dari Cina.

Di pasar dunia, Samsung memang masih memimpin di posisi puncak sebagai ponsel pintar paling laris. Namun, pertumbuhan penjualannya di kuartal I-2017 tidak tumbuh, menurut laporan IDC. Apple, yang bertengger di posisi kedua dalam daftar yang sama, malah mengalami penurunan angka pengiriman. Dari 51,2 juta unit pada kuartal IV-2016, menjadi 50,8 unit pada kuartal I-2017.

Di Indonesia, yang masuk dalam daftar 10 negara dengan pengguna ponsel pintar paling banyak, Samsung juga masih masih menjadi raja. Di kuartal II-2017, IDC mencatat lima besar ponsel pintar penguasa pasar Indonesia berturut-turut setelah Samsung adalah: Oppo, Advan (dari Jepang), Asus (dari Taiwan), dan Xiaomi.

Menurut data dari Statista Digital Market Outlook yang dirilis Oktober 2016, jumlah pengguna ponsel pintar di Indonesia memang bertambah setiap tahunnya. Pada 2016, angkanya sekitar 63,9 juta pengguna. Bahkan jumlahnya diproyeksikan akan mencapai 91,9 juta pengguna pada 2020.

Sejak kuartal IV-2014 hingga kuartal III-2016, Samsung selalu merajai pangsa pasar Indonesia dengan tren yang meningkat. Selain Samsung, ASUS juga berhasil mengambil tempat pada pasar Indonesia dengan menempati posisi kedua pada kuartal IV-2014 hingga kuartal IV-2015. Namun, sejak awal 2016, posisinya digeser oleh Oppo, membuatnya jadi jenama kedua paling laris di Indonesia setelah Samsung.

Apa yang terjadi di India jadi pelajaran bagi para penguasa pasar ponsel pintar, termasuk di Indonesia. Perlahan tapi pasti merek ponsel Cina mampu mencuri pasar dari pemain lama dengan promosi besar-besaran. Apa yang terjadi di India jadi keniscayaan di Indonesia. (Ponsel Online)

Bagaimana cara Li-Fi bekerja?

Bagaimana cara Li-Fi bekerja? - Gambar di bawah merupakan cara teknologi Li-Fi bekerja dalam suatu ruangan. Data seperti audio, video, web, dan informasi aplikasi dikirim dari server pada jaringan lokal maupun internet dalam bentuk biner. Ini yang biasa disebut streaming. Sebelum data diteruskan ke lampu LED, terdapat komponen lamp driver sebagai pengendali yang terdiri dari:

Bagaimana cara Li-Fi bekerja?
Bagaimana cara Li-Fi bekerja?


Bagaimana cara Li-Fi bekerja?

Ø  PCB (Printed Circuit Board), bertugas mengontrol input dan output listrik dari lampu dan mikrokontroler rumah yang digunakan untuk mengelola fungsi lampu yang berbeda.

Ø  PAC (Power Amplifier Circuit), bertugas menghasilkan sinyal frekuensi radio yang memandu aliran data ke medan listrik disekitar Bulb.

Ø  Bulb, sebuah bohlam yang ditanamkan bahan dielektrik untuk memandu gelombang energi frekuensi radio yang dipancarkan oleh PAC dan sebagai bahan konsentrator medan listrik yang berfokus pada energi yang ada di dalam Bulb.

Ø  Enclosure merupakan kotak berbahan alumunium yang melindungi PCB, PAC, dan Bulb dalam satu kemasan. Alumunium merupakan pengantar listrik yang baik dan ringan untuk penggunaan transmisi listrik jarak jauh.

Ketika Bulb memancarkan arus konstan ke bola lampu LED dengan kecepatan yang sangat tinggi, aliran konstan foton yang dipancarkan dari lampu diamati sebagai VLC. Untuk mendeteksi aliran data pada intensitas cahaya berkecepatan tinggi diperlukan suatu komponen pendeteksi foto (photo detector). Komponen ini juga berfungsi mengubah aliran data dalam intensitas cahaya (amplitudo) ke sinyal arus listrik. Unit amplifikasi dan pemrosesan sinyal (amplification and signal processing) bertugas mengubah aliran data dalam bentuk biner menjadi data orisinil seperti audio, video, web, dan informasi aplikasi yang kemudian ditransmisikan ke komputer atau perangkat mobile. Fungsi pendeteksi foto dan pemrosesan sinyal dikemas dalam perangkat yang disebut receiver doungle. Sebuah komputer harus memiliki LED infra merah untuk dapat berkomunikasi dalam saluran uplink tersebut.(Ponsel Online)

Penemu Teknologi Li-Fi

Penemu Teknologi Li-Fi - Pada tahun 2011, teknologi Li-Fi diciptakan oleh Prof Harald Haas seorang fisikawan berkebangsaan Jerman dari Universitas Edinburgh, Skotlandia yang juga menjabat sebagai Ketua Mobile Communication. Selain itu, Prof. Haas merupakan co-founder dari PureLifi.

Penemu Teknologi Li-Fi

Penemu Teknologi Li-Fi
Penemu Teknologi Li-Fi
Prof. Haas menjelaskan tentang masa depan dimana miliaran bola lampu nantinya dapat menjadi hotspot nirkabel. Dalam presentasinya pada konferensi TED (Technology, Entertainment and Design) di tahun 2011, Prof. Haas menggambarkan kecepatan teknologi VLC menggunakan modern LED mencapai 1000Gbps sedangkan jika menggunakan infra red hanya berkisar 1000 bps saja. Ini berarti kecepatan yang dihasilkan dari spektrum cahaya LED 10.000 kali lebih besar dari spektrum gelombang radio. Prof. Haas juga mengatakan bahwa infrastruktur saat ini sangat memungkinkan untuk setiap bohlam lampu LED tunggal diubah menjadi sebuah ruter nirkabel super cepat. Menurut beliau yang perlu dilakukan adalah menyesuaikan microchip kecil untuk setiap perangkat pencahayaan yang potensial. Cara ini akan menggabungkan dua fungsi dasar pencahayaan dan transmisi data nirkabel.

Teknologi Li-Fi memiliki keunggulan tidak mengganggu sinyal radio lainnya sehingga hal ini memungkinkan untuk digunakan di dalam pesawat dan tempat lainnya yang terkena dampak penggunaan sinyal radio. Keunggulan lainnya bahwa cahaya tidak dapat menembus dinding sehingga ini membuatnya lebih aman dari pengintaian oleh pihak eksternal. Namun, ternyata Li-Fi juga mempunyai kekurangan, yaitu tidak dapat digunakan di luar ruangan di bawah sinar matahari langsung, karena transmisi informasi dengan pencahayaan lampu melalui udara menjadi lebih sulit dilakukan. Hal ini disebabkan karena tidak adanya tunnel pencahayaan yang dapat memandu arah tujuan sinyal tersebut ketika berada di alam bebas.(Ponsel Online)

Bahaya Mencahrge Ponsel di Atas Kasur

Bahaya Mencahrge Ponsel di Atas Kasur - Kebutuhan komunikasi zaman ini sudah semakin meningkat dan berkembang setiap harinya. Berbagai aplikasi yang disajikan untuk berkomunikasi dan berbagi kehidupan pribadi setiap hari semakin mempermudah kehidupan. Namun semakin banyak aplikasi, semakin banyak juga daya yang digunakan ponsel.

Bahaya Mencahrge Ponsel di Atas Kasur

Bahaya Mencahrge Ponsel di Atas Kasur
Bahaya Mencahrge Ponsel di Atas Kasur

Ponsel seringkali cepat kehabisan daya apalagi jika diisi berbagai aplikasi dan digunakan terus-menerus. Kebanyakan ponsel masih menggunakan pengisian daya dengan kabel meski ada juga yang menggunakan Wifi alias tanpa kabel.

Agar daya ponsel terisi tanpa digunakan, biasanya kebanyakan dari kita menchargenya semalaman yang ternyata berbahaya bagi baterai ponsel. Meski kini ada smart charging yang di mana ponsel akan memutus daya jika baterai sudah terisi penuh, namun belum semua ponsel pintar dilengkapi kelebihan tersebut.

Satu lagi kesalahan yang kerap kali dilakukan oleh pengguna ponsel pintar selain mengisi daya semalaman dan ditinggal tidur adalah meletakan ponsel yang tengah dicharge di atas benda dengan permukaan lembut seperti kasur atau sofa.

Benda yang lebut seperti kasur, sofa, bantal ternyata mampu membuat ponsel menyerap panas lebih cepat. Parahnya penyerapan panas ini bisa membuat ponsel cepat rusak, terbakar hingga meledak.

Untuk mencegahnya, kamu bisa meletakan ponsel yang sedang dicharge di atas benda keras seperti meja kayu atau lantai.(Ponsel Online)

Mengenal LiFi, Pengganti WiFi

Mengenal LiFi, Pengganti WiFi - Li-Fi merupakan teknologi nirkabel yang disebut-sebut akan menggantikan jaringan Wi-Fi. Li-Fi sendiri menggunakan teknologi berbasis cahaya (Visible Light Communication / VLC) untuk mentransmisi alur datanya. Berbeda dengan Wi-Fi yang justru menggunakan gelombang radio untuk mentransmisi alur datanya.

Mengenal LiFi, Pengganti WiFi

Mengenal LiFi, Pengganti WiFi
Mengenal LiFi, Pengganti WiFi

Li-Fi (Light Fidelity) merupakan sebuah metode baru untuk mengirimkan paket data berkecepatan tinggi berbasis nirkabel yang menggunakan spektrum cahaya terlihat (visible light spectrum), yaitu bola lampu LED. Adapun alasan menggunakan bola lampu LED karena teknologi Li-Fi menghasilkan pencahayaan dengan level sangat tinggi yang mana LED merupakan sumber cahaya semikonduktor yang dapat memperkuat intensitas cahaya dan perpindahan yang begitu cepat dengan memodulasi ribuan sinyal yang tidak terlihat oleh manusia. Dengan penggunaan teknologi Li-Fi ini dapat memberi akses internet 100 kali lebih cepat dibandingkan dengan Wi-Fi. Li-Fi memiliki kecepatan transfer data hingga 1Gbps (Giga bit per second). Ini jauh lebih cepat dibandingkan Wi-Fi yang hanya 600Mbps.

aru-baru ini, teknologi Li-Fi sudah diuji oleh perusahaan yang baru berdiri di Estonia bernama Velmenni. Mereka melakukan percobaan untuk teknologi ini di beberapa kantor, laboratorium, dan lingkungan industri di kota Tallin (ibu kota Estonia). Dari hasil percobaan tersebut didapat bahwa kecepatan data secara teoretis sebesar 224 Gbps. Itu berarti film beresolusi tinggi nantinya dapat diunduh hanya dalam hitungan detik saja.

Tentu masyarakat tidak sabar lagi untuk segera menggunakan teknologi Li-Fi ini yang akan menggantikan teknologi Wi-Fi. Berbicara tentang kesiapan teknologi ini, Deepak Solanki (CEO Velmenni) menyatakan bahwa"Kami sedang melakukan proyek percontohan di beberapa industri yang berbeda dimana kita dapat memanfaatkan teknologi VLC (Visible Light Communication). Saat ini, kami telah merancang solusi pencahayaan yang cerdas untuk lingkungan industri dimana komunikasi data dilakukan melalui cahaya. Kami juga melakukan proyek percontohan dengan klien pribadi di mana kita sedang menyiapkan jaringan Li-Fi untuk mengakses internet di ruang kantor kami. Teknologi ini baru dapat dinikmati oleh konsumen pada 3-4 tahun mendatang.

Teknologi ini juga telah diuji coba oleh maskapai penerbangan yang ingin menggunakannya untuk memberikan konektivitas yang lebih baik dalam penerbangan, dan badan-badan intelijen yang tertarik pada potensi Li-Fi untuk keamanan transfer data nirkabel.

Sebelum Velmenni, sudah ada beberapa perusahaan yang melakukan riset terhadap teknologi Li-Fi ini. Pada April 2014, perusahaan Rusia Stins Coman mengembangkan teknologi nirkabel Li-Fi yang diberi nama BeamCaster. Hasil riset mereka menunjukkan kecepatan transfer data berkisar 1,25 Gbps. Namun, mereka memperkirakan dapat meningkatkan kecepatan hingga 5Gbps dalam waktu dekat. Perusahaan Meksiko yang bernama Sisoft telah memecahkan rekor baru di tahun 2014 dengan menghasilkan kecepatan transfer data hingga 10 Gbps melalui spektrum cahaya lampu LED. Diharapkan penelitian di tahun-tahun berikutnya dapat menghasilkan kecepatan transfer data yang lebih baik lagi dari penelitian sebelumnya.
(Ponsel Online)

Berbagi Berkas Apa pun di WhatsApp

Berbagi Berkas Apa pun di WhatsApp - Aplikasi pesan terpopuler WhatsApp kini fitur baru yaitu berbagi berkas (file) jenis apa pun. Jika sebelumnya WhatsApp hanya dapat membagikan berkas dalam bentuk dokumen, foto serta video kini penggunanya dapat berbagi apa pun jenis berkasnya dengan ukuran hingga 100MB.

Berbagi Berkas Apa pun di WhatsApp
Fitur baru ini memungkinkan pengguna berbagi aplikasi atau file dengan ekstensi selain dokumen, foto, video atau suara dengan mudah langsung lewat aplikasi WhatsApp.

Jika sebelumnya pengguna harus menggunakan email untuk berbagi berkas, fitur terbaru WhatsApp dengan digabungkan aplikasi desktop serta web membuat WhatsApp bakal menjadi alternatif atau bahkan sarana baru berbagi berkas bersama teman atau rekan kerja.

Fungsi baru ini membuat WhatsApp dapat menjadi aplikasi berbagi berkas dengan mudah dan cepat tanpa perlu membuka aplikasi lain. (Ponsel Online)

Menkominfo Resmi Buka Blokir Telegram

Menkominfo Resmi Buka Blokir Telegram - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akhirnya membuka pemblokiran Telegram pada hari ini, Kamis (10/8/2017).

Pengumuman ini diucapkan lewat konferensi pers yang diselenggarakan di Kementerian Kominfo, Jakarta. Hadir Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan, dan Taruli dari Koordinator tim Trust+.

Menkominfo Resmi Buka Blokir Telegram

Menkominfo Resmi Buka Blokir Telegram
Menkominfo mengatakan, pembukaan blokir Telegram versi web ini berkat upaya kedua belah pihak dalam mengatasi konten negatif, khususnya yang berkaitan dengan radikalisme dan terorisme.

"Dengan progres yang sama-sama dilakukan Telegram, dikerjakan oleh Kominfo maupun tim dari Telegram. Jadi, hari ini Telegram untuk webnya dibuka kembali sehingga masyarakat bisa menggunakan, memanfaatkan Telegram web lagi," ucap Rudiantara.

Sebelumnya, Kominfo memutuskan menutup akses layanan pesan instan berlogo pesawat kertas tersebut pada Jumat (14/7/2017). Kominfo meminta kepada seluruh Internet Service Provider (ISP) untuk melakukan pemutusan akses (pemblokiran) terhadap 11 Domain Name System (DNS) milik Telegram.

Dipaparkan 11 Domain Name System (DNS) milik Telegram meliputi t.me, telegram.me, telegram.org, core.telegram.org, desktop.telegram.org, macos.telegram.org, web.telegram.org, venus.web.telegram.org, pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org, dan flora-1.web.telegram.org.

Dampak terhadap pemblokiran ini adalah tidak bisa diaksesnya layanan Telegram versi web (tidak bisa diakses melalui komputer). Sedangkan aplikasinya masih bisa dipakai.

Kominfo menjelaskan pemblokiran harus dilakukan karena banyak sekali kanaldi layanan tersebut bermuatan propaganda radikalisme, terorisme, paham kebencian, ajakan atau cara merakit bom, cara melakukan penyerangan, disturbing images, dan lain-lain, yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Pasca pemblokiran itu, CEO Telegram Pavel Durov langsung bereaksi hingga menyambangi Indonesia. Durov pun sepakat memberantas konten negatif di situsnya sehingga akhirnya Telegram versi web dapat diakses kembali hari ini. (Ponsel Online)

Apa itu Aplikasi Sarahah?

Apa itu Aplikasi Sarahah? - Ada kehebohan baru di internet yang disebabkan oleh aplikasi bernama Sarahah. Aplikasi yang menimbulkan pertanyaan dari jutaan netizen ketika mereka melihat nama aplikasi itu muncul di Facebook feed. Mungkin bagi para pengguna Facebook atau Snapchat sudah mendengar mengenai adanya aplikasi ini. Namun, sebagian netizen mungkin masih bertanya – tanya aplikasi apa ini.

Apa itu Aplikasi Sarahah?

Sarahah berasal dari bahasa Arab yang berarti kejujuran. Aplikasi ini adalah aplikasi pesan instan anonim yang dapat digunakan untuk mengirimkan pesan kepada orang secara acak. Dengan catatan orang itu juga telah memasang aplikasi Sarahah di ponsel pintarnya.

Apa itu Aplikasi Sarahah?
Apa itu Aplikasi Sarahah?

Awal mulanya Sarahah diperkenalkan sebagai website oleh pengembang asal Arab Saudi bernama Zainal Abidin Tawfiq. Namun, pengembang melihat Sarahah akan lebih cepat viral apabila dalam bentuk aplikasi. Oleh karena itu, pada tanggal 13 Juni 2017 versi aplikasi dari Sarahah diluncurkan di App Store dan Google Play dan benar saja aplikasi buatannya langsung menjadi viral.

Salah satu alasannya aplikasi ini menjadi viral karena penerima pesan tidak akan mengetahui identitas pengirim pesan. Jadi pesan dikirimkan secara anonim. Bisa jadi aplikasi ini merupakan tempat untuk seseorang mengakui sesuatu yang mungkin tidak bisa dilakukan jika berhadapan langsung.

Viralnya aplikasi juga menimbulkan pertanyaan, karena bisa saja disalahgunakan, sehingga berpotensi untuk digunakan sebagai alat cyber bullying. Dengan adanya kebebasan untuk mengirimkan pesan ke siapa saja, muncul laporan yang memperlihatkan adanya orang – orang yang menyalahgunakannya.

Apa itu Aplikasi Sarahah?

Laporan itu dapat dilihat pada ulasan di Google Play yang ditulis oleh penggunanya. Seperti seseorang yang menulis bahwa anaknya yang berusia 13 tahun menerima ancaman pembunuhan. Munculnya insiden itu, mengakibatkan banyak orang tua yang melaporkan bahwa aplikasi dan menyebutnya sebagai platform baru untuk cyber bullying.

Aplikasi Sarahah Ini Jadi Viral, Apa Sebabnya?

Cara menggunakan aplikasi ini sangat mudah, aplikasi ini bisa didapatkan di Google Play dan App Store. Ketika memasang aplikasi kita perlu mendaftar dengan menggunakan email, password dan nama. Setelah pendaftaran berhasil, kita dapat membagikan linknya melalui Facebook, Twitter dan jejaraing sosial media lainnya.

Selanjutnya, kita akan menerima pesan anonim dari seseorang tanpa mengetahui nama atau informasi apapun mengenai orang itu. Kita pun dapat mengirimkan pesan tanpa orang lain mengetahui identitas kita. Namun, sayangnya saat ini kita hanya dapat mengirimkan pesan, tetapi kita tidak dapat menjawab pesan yang kita terima. Fitur ini masih dalam taraf pengembangan, menurut keterangan yang ada di website Sarahah.  (Ponsel Online)

Alibaba Suntik Rp 14 Triliun ke Tokopedia

Alibaba Suntik Rp 14 Triliun ke Tokopedia - Dalam perayaan ulang tahun Tokopedia yang ke-8, perusahaan tersebut mengumumkan babak investasi baru yang dipimpin oleh Alibaba Group. Meski disuntik oleh perusahaan asal China tersebut USD 1 miliar atau lebih dari Rp 14 triliun, mereka hanya menguasai saham minoritas.

Alibaba Suntik Rp 14 Triliun ke Tokopedia

Pendiri dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya menyebutkan Alibaba merupakan guru dan role model perusahaan yang membangun e-commerce di panggung dunia.

"Pemodalan USD 1,1 miliar atau setara lebih dari Rp 14 triliun ini akan dipimpin Alibaba Grup dan pemegang saham Tokopedia. Lewat babak investasi ini, Alibaba Grup akan menjadi pemegang saham minoritas Tokopedia," ujar William dalam sambutannya di Jakarta, Kamis (17/8/2017).

Alibaba Suntik Rp 14 Triliun ke Tokopedia
Suntikan dana segar Tokopedia ini tak hanya membuat mereka langsung berguru kepada perusahaan global, tapi juga berkeyakinan dapat mengakselerasi visi misi Tokopedia, yaitu pemerataan ekonomi digital di Indonesia.

Dengan dikucurkannya investasi sebesar lebih dari Rp 14 triliun itu, William menuturkan akan menggunakannya untuk membangun pusat riset Tokopedia yang diyakini akan lebih besar dan terbaik di Asia Tenggara.

Melalui dana itu juga, William berkeinginan untuk membawa putra-putri Indonesia yang melanglangbuana di luar negeri untuk pulang dan berkarya di perusahaan Indonesia. Nantinya diharapkan perusahaan Indonesia ini berkancah di panggung dunia.

"Dana ini kami akan kami pakai untuk mengkselerasi pertumbuhan lebih dari dua juta merchant Tokopedia dan membangun kembali jutaan pekerjaan baru di seluruh pelosok Indonesia. Dan, pastinya kami bekerjasama dengan sangat erat mitra bisnis kami, pihak perbankan, logistik, pemerintah pusat, pemerintah kota untuk menggerakkan inovasi-inovasi baru, mengakselerasi misi tersebut," tuturnya. (Ponsel Online)

Penemu Virus WannaCry Ditangkap FBI

Penemu Virus WannaCry Ditangkap FBI - Mei 2017 lalu, ransomware WannaCry membuat dunia heboh karena mengancam berbagai organisasi dan meminta tebusan tak sedikit. Untunglah ada pemuda Inggris bernama Marcus Hutchins yang berhasil menjinakkannya. Tapi ada kabar mengejutkan, ia telah ditangkap aparat Amerika Serikat.

Penemu Virus WannaCry Ditangkap FBI
Dikutip detikINET dari Reuters, Marcus yang berusia 23 tahun ini ditangkap oleh FBI ketika berada di Las Vegas Rabu lalu. Marcus datang ke kota judi itu untuk mengikuti konferensi sekuriti Black Hat dan Def Con.

Kasus yang membelit Marcus dipastikan tidak ada sangkut pautnya dengan WannaCry. Tapi tindakan yang diduga dilakukannya di masa silam.

Dokumen di pengadilan Wisconsin menyebut Marcus yang dikenal dengan nama online MalwareTech dituding membuat, mengiklankan, mendistribusikan, dan mendapat untung dalam penyebaran kode malware bernama Kronos. Kronos mencuri data bank dan kartu kredit antara Juli 2014 sampai 2015.

Marcus ditangkap bersama t Penemu Virus WannaCry Ditangkap FBI ersangka lain yang tak disebutkan namanya. Saat ini proses hukum atasnya telah berlangsung di pengadilan Las Vegas

Penemu Virus WannaCry Ditangkap FBI

Nama Marcus terkenal setelah sukses menaklukkan WannaCry. Awalnya dia menganalisis sampel WannaCry dan menemukan ransomeware itu terhubung dengan alamat web tak terdaftar. Dia lalu mendaftarkan domain itu yang ternyata jadi cara jitu menghentikan WannaCry. WannaCry mendadak non aktif begitu mengenali domain sudah terdaftar dan serangannya sangat jauh melambat

Perbuatan itulah yang melambungkan nama Marcus. Sempat menyembunyikan identitasnya, Marcus akhirnya diketahui namanya oleh media Inggris yang memang terkenal sangat gigih.

Setelah berhasil menjinakkan WannaCry, dia bermitra dengan lembaga pemerintah Inggris, National Cyber Security Centre untuk mencegah versi baru WannaCry menyebar. Dan juga kebanjiran tawaran pekerjaan.

Marcus yang bekerja jarak jauh untuk perusahaan sekuriti Amerika Serikat, Kryptos Logic, masih tinggal di rumah orang tuanya di selatan Inggris bersama saudara lelakinya. Ia bekerja dari kamarnya yang kecil, menjinakkan WannaCry.

Namun sekarang nasibnya berubah cukup drastis karena dituding melakukan pelanggaran hukum. Tapi mungkin saja jasanya menghentikan WannaCry menjadi pertimbangan khusus. (Ponsel Online)

Mayor Husein, Game Pertempuran di Udara

Mayor Husein, Game Pertempuran di Udara - Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Slogan ini tampaknya dipahami betul oleh studio game GLi (Game Lokal Indonesia) dengan merilis game mobile terbaru bertajuk Mayor Husein.

Mayor Husein, Game Pertempuran di Udara

Sesuai namanya, game ini menggambarkan sosok Husein Sastranegara yang tak lain adalah salah seorang tokoh yang ikut serta mengabdikan dirinya dalam perjuangan melawan Belanda. Tak hanya itu, Husein juga menjadi salah satu perintis berdirinya TNI-AU.

Mayor Husein, Game Pertempuran di Udara
Mayor Husein, Game Pertempuran di Udara

Nah, karena kepiawaiannya dalam dunia penerbangan, tidak heran apabila GLI kemudian memilih genre shooter beat em up sebagai pondasi dalam menciptakan game Mayor Husein ini.

Menurut keterangan yang diterima detikINET, Selasa (22/8/2017), CEO GLI Fauzil Hamdi mengatakan bahwa hadirnya game Mayor Husein sengaja dibuat bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72.

Mayor Husein, Game Pertempuran di Udara
Mayor Husein, Game Pertempuran di Udara

Penasaran dengan gameplay-nya, detikINET lantas mencoba untuk mengunduhnya. Pada praktiknya, ketika mengunduh Mayor Husein disarankan untuk tersambung dengan jaringan Wi-Fi. Sebab, game ini memiliki kapasitas file yang cukup besar, yakni sekitar 47 MB.

Bermain Mayor Husein mengingatkan kita akan game klasik shooter Strikers 1945. Anda sebagai gamer mengendalikan pesawat yang berjalan dan menembak secara otomatis dari bawah ke atas. Karenanya, tugas Anda hanya menggeser-geserkan pesawat untuk menembaki musuh.

Dari segi grafis, game ini punya kualitas yang cukup menjanjikan berbalut grafis 3D. Level di Mayor Husein sendiri terbagi menjadi beberapa wilayah yang menggunakan latar negara Indonesia. Setiap wilayah yang dipilih terdiri dari beberapa level yang harus diselesaikan.

Hingga artikel ini ditulis ada empat pesawat yang disediakan yang menggunakan desain berbasis pesawat perang jaman dahulu, antara lain Cureng (Yokosuka KSYI), Sonia (Mitsubishi Ki-51), Hayabusa (Nakajima Ki-43), dan Cocor Merah (P-51 Mustang). Untuk pertama-tama Anda hanya bisa menggunakan Cureng, sisanya bisa dibuka dengan menggunakan koin yang didapat dari pertarungan.

Harga pesawatnya dibanderol mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 50.000. Setiap pesawat dibekali kemampuan upgrade, seperti meningkatkan damage, health, dan time bullet dengan menggunakan koin.

Opini Pengguna Game Mayor Husen

Game Mayor Husein memang bukan game yang orisinil. Jelas di sini GLI mencoba untuk meniru game Strikers 1945 dan serupa yang sudah tenar di jagat dunia video game. Namun, usaha GLI patut diapresiasi.

Mayor Husein, Game Pertempuran di Udara
Mayor Husein, Game Pertempuran di Udara


GLI menghadirkan kearifan lokal dalam game Mayor Husein. Peta yang dipakai adalah peta kepulauan di Indonesia. Nama pesawatnya pun ada yang dibuat dengan nuansa Indonesia.

Kesimpulannya, game ini cukup asyik dimainkan di waktu senggang tanpa perlu koneksi internet sekalipun (Ponsel Online)